Emas Turun Hari Ketiga ke $4.139; Yield 5,14% dan Peluang Kenaikan Desember 94%
20 Okt 2026 · Tim EmasKuy
Emas ditutup Senin turun 0,63% ke sekitar $4.137,80 dan bertahan di sekitar $4.139 pada Selasa pagi, menembus support $4.142. Dolar menguat, yield 10 tahun naik ke sekitar 5,14%, dan pasar memperkirakan peluang kenaikan Fed Desember sekitar 94%. Antam turun Rp10.000 ke Rp2.564.000.
Senin: Kenaikan Pagi Hilang, Ditutup Turun 0,63%
Emas sempat bertahan pada Senin pagi waktu AS. Kitco mencatat emas spot di sekitar $4.159,70, turun hanya $4,40 atau 0,11%, saat harga minyak dan yield Treasury melandai. Namun laporan sore Kitco yang dikutip Rio Times menunjukkan emas ditutup di sekitar $4.137,80, turun 0,63%, tertekan dolar yang lebih kuat dan yield yang naik.
Selasa pagi tekanannya berlanjut tipis. Trading Economics mencatat emas di sekitar $4.139,17, turun 0,04%, dan menyebutnya penurunan hari ketiga beruntun dengan harga bergerak ke arah $4.100. ETF emas GLD turun 0,61% dan saham tambang GDX turun 1,41% pada Senin, sementara perak justru naik 0,12% ke sekitar $56,93.
Fed Jeda Oktober, tetapi Desember Makin Pasti
Fed diperkirakan menahan suku bunga pada rapat 27–28 Oktober: Kitco mencatat peluang kenaikan Oktober hanya sekitar 15%. Masalahnya ada di rapat berikutnya. Peluang kenaikan 25 bp pada Desember sekitar 89% menurut Kitco pada Senin pagi, dan Trading Economics kini mencatat sekitar 94%. Inflasi masih panas: CPI September naik 3,7% setahun dan PPI 6,3%.
Yield Treasury 10 tahun berbalik naik ke sekitar 5,14% dari sekitar 5,08% pada Senin pagi, yang saat itu dekat level terendah empat pekan. Indeks dolar di sekitar 101,9. Minyak tetap mahal: Kitco mencatat Brent sekitar $107,55 dan WTI $97,19 pada Senin pagi, dan Trading Economics menyebut harga minyak yang lebih tinggi menambah kekhawatiran inflasi.
Gambaran Besar dan Level Teknikal
Trading Economics mencatat emas turun sekitar 4,7% sebulan tetapi masih naik sekitar 0,4% setahun. Di sekitar $4.139, emas berada sekitar 26,2% di bawah rekor Januari $5.608,35. Selama sepekan terakhir emas tertahan di rentang $4.100–$4.200, dan kini kembali ke paruh bawahnya.
Level dari Kitco: emas sudah di bawah support $4.150,72 dan $4.142,03, sehingga target turun berikutnya $4.118,63 lalu $4.066,71. Resistance pertama $4.170,55, lalu $4.193,95 dan zona $4.193,95–$4.202,64. Agenda pekan ini: housing starts (Selasa), klaim pengangguran (Kamis), survei aktivitas bisnis awal dan sentimen konsumen final Oktober (Jumat).
Antam Turun Rp10.000, Galeri24 dan UBS Naik Tipis
Harga Antam 1 gram turun Rp10.000 ke Rp2.564.000, memutus kenaikan tiga hari beruntun, dengan buyback turun Rp10.000 ke Rp2.379.000 per gram. Spread-nya tetap Rp185.000, sekitar 7,2%. Batangan 10 gram kini Rp25.135.000 dan 100 gram Rp250.612.000.
Galeri24 justru naik Rp3.000 ke Rp2.526.000 dengan buyback naik Rp5.000 ke Rp2.380.000: Rp38.000 lebih murah dari Antam dengan spread Rp146.000, sekitar 5,8%. UBS naik Rp3.000 ke Rp2.551.000 dengan buyback Rp2.354.000: Rp13.000 lebih murah dari Antam dengan spread Rp197.000, sekitar 7,7%. Buyback Galeri24 kini Rp1.000 di atas Antam.
Playbook: Menguji $4.100 Jelang Fed
Skenario dekat: kembali di atas $4.150,72 lalu $4.170,55 membuka jalan ke $4.193,95; gagal bertahan bisa menguji $4.118,63 lalu $4.066,71. Penggeraknya tetap yield, dolar dan minyak. Di sisi struktural, Kitco mencatat kepemilikan ETF emas yang dilacak Bloomberg mencapai puncak tahun ini 101,3 juta ons pada 8 Oktober dan bertahan di atas 101 juta ons sejak itu.
Bagi investor rupiah, penurunan Rp10.000 sehari tidak mengubah gambaran besar. DCA dengan nominal tetap meratakan harga beli di kedua skenario, dan perbedaan spread, dari sekitar 5,8% hingga 7,7%, layak diperhitungkan jika Anda berencana menjual kembali. Artikel ini analisis edukatif, bukan nasihat keuangan personal. Sesuaikan dengan profil risiko dan horizon Anda.
Sumber
- Trading Economics: Gold price
- Kitco: Gold slips, silver gains as oil retreats and Fed-pause expectations hold - Kitco AM Report
- Rio Times: Gold Fund Slips 0.61% as Silver Fund Edges Up
- Kitco: Gold and silver prices pressured by hot inflation, but gold ETF holdings buck trend to hit 2026 highs
- Kontan: Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000
- Riau Realita: Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Jadi Rp2.564.000 per Gram
- Galeri 24: Harga emas hari ini